Halaqah yang ke-48 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang "Pemberian Kitab". Setelah Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى menghisab seorang hamba, maka hamba tersebut akan diberi kitab. Orang yang beriman dengan hisab dan hari perhitungan dan dia beramal maka dia akan menerima kitab yang berisi hasanah dengan Percaya kepada hari akhir menjadi salah satu daripada rukun iman. Ini menjadi syarat sahnya iman seseorang. Orang yang mengingkari ataupun meraguinya, maka imannya tidak sah dan dia menjadi murtad. Hal ini dijelaskan oleh Abdul Hadi Awang dalam bukunya Beriman Kepada Hari Akhirat. Melansir pada halaman Kemenag, hari akhir disebut juga hari kiamat. Terakhir diperbaharui: Selasa, 28 Juli 2020 pukul 10:31 am. Tautan: Beriman Kepada Hari Akhir merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Al-Irsyad Ila Shahihil I'tiqad yang disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar As-Sundawy. Kajian ini disampaikan pada Jum'at, 03 Dzulhijjah 1441 H / 24 Juli 2020 M. Iman kepada hari akhir mancakup tiga hal pokok yaitu mengimani adanya hari kebangkitan, mengimani adanya hisaab (perhitungan) dan jazaa' (balasan), serta mengimani tentang surga dan neraka. Mustafalan.com - Hadits tentang iman kepada malaikat. Sebagai umat Islam, kita tidak hanya boleh beriman kepada Allah SWT. Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk." hadist tersebut menjelaskan tentang selurub rukun Beriman kepada Hari Akhir bukan hanya sebagai keyakinan abstrak, tetapi sebagai konsep yang meresapi kehidupan sehari-hari. Dengan memahami, menginternalisasi, dan mengamalkan keyakinan ini, seorang Muslim diharapkan dapat menjalani hidupnya dengan bimbingan dan tujuan yang jelas, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat. .

pertanyaan tentang beriman kepada hari akhir