Sebagaimana filosofi dari blangkon itu sendiri, orang Jawa juga tetap harus tahu jati dirinya (jangan sampai Wong Jawa kari separo, ilang Jawane) dimanapun mereka berada. Meski secara konsep kita juga harus tetap menjunjung budaya dan adat istiadat di tempat kita sebagaimana pepatah dimana bumi dipijak disitu langit di junjung.
Liputan6.com, Yogyakarta - Blangkon merupakan sebuah penutup kepala pria khas Jawa. Blangkon juga sebagai pelengkap salah satu busana tradisional pria di Jawa, khsususnya Yogyakarta dan Solo. Konon, penggunaan ikat kepala sudah ada sejak awal terbentuknya kebudayaan Jawa.
Sebagian besar masyarakat suku Jawa menggunakan bahasa Jawa dalam berkomunikasi sehari-hari. Bahasa Jawa dikenal dengan aturan yang dikenal dengan unggah-ungguh, dengan kosa kata dan intonasi berdasarkan hubungan antara pembicara dan lawan bicara. Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/4/2022). Tradisi yang dimulai sejak Kesultanan Demak dan
.
deskripsi blangkon solo dalam bahasa jawa